• 1 copy.jpg
  • 2 2.jpg
  • 3.jpg
Penyerahan Simbolis Insentif Guru Ngaji se-Kalimantan Utara dalam RAKERWIL I BKPRMI 2025

Penyerahan Simbolis Insentif Guru Ngaji se-Kalimantan Utara dalam RAKERWIL I BKPRMI 2025

Tanjung Selor, 12 September 2025 – Rapat Kerja Wilayah (RAKERWIL) I DPW BKPRMI Provinsi Kalimantan Utara sukses digelar pada 12–13 September 2025 di Tanjung Selor. Selain membahas program kerja organisasi, momentum ini juga dirangkaikan dengan penyerahan simbolis insentif guru ngaji se-Kalimantan Utara oleh Gubernur Kalimantan Utara.

Insentif tersebut diberikan sebesar Rp. 1.500.000,- per ustaz/ustazah kepada guru ngaji di seluruh kabupaten/kota. Program ini menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap keberadaan guru ngaji yang selama ini berperan mendidik generasi muda agar memiliki akhlak Qur’ani.

BKPRMI Tarakan Terima Simbolis

DPD BKPRMI Kota Tarakan turut hadir dalam kegiatan ini dan menjadi salah satu penerima simbolis penyerahan insentif tersebut. Kehadiran BKPRMI Tarakan sekaligus menegaskan peran strategis organisasi dalam membina dan mengkoordinasi Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di tingkat daerah.

Insentif untuk guru ngaji di Kota Tarakan secara simbolis diterima oleh Sekretaris Umum DPD BKPRMI Kota Tarakan, Ust. Abdul Rahman, S.Pd.I.

“Alhamdulillah, insentif ini sangat berarti bagi guru-guru ngaji di Kalimantan Utara, khususnya di Kota Tarakan. Mereka adalah pejuang ikhlas yang setiap hari mendidik anak-anak dengan Al-Qur’an. Dengan adanya perhatian pemerintah ini, semoga semakin banyak ustaz dan ustazah yang termotivasi untuk terus membina generasi Qur’ani,” ujar Ust. Abdul Rahman.

Momentum Milad ke-48 BKPRMI

RAKERWIL I ini juga bertepatan dengan Milad ke-48 BKPRMI, yang mengusung tema “Kolaborasi Wujudkan Gerbang Emas untuk Indonesia Emas”. Tema ini menggarisbawahi pentingnya sinergi antara organisasi keislaman, pemerintah, dan masyarakat dalam mempersiapkan generasi emas 2045.

Harapan untuk Ke Depan

Dengan adanya program insentif ini, guru ngaji tidak hanya mendapatkan penghargaan atas pengabdian mereka, tetapi juga dorongan moral untuk terus berkhidmat. BKPRMI berharap langkah ini dapat dilanjutkan secara berkesinambungan, sehingga kesejahteraan guru ngaji meningkat dan kualitas pendidikan Al-Qur’an di Kalimantan Utara semakin baik.